Apapah Wanita Bisa Menjadi AVSEC Bandara
Aviation Security (AVSEC) merupakan sebutan untuk Personel Keamanan Penerbangan atau bisa juga disebut sebagai Polisi Banara. Lantas apakah Wanita Bisa Menjadi AVSEC.??
Jawabannya Tentu Saja Bisa. Karena di Indonesia atau bahkan di luar negeri sudah banyak lo wanita yang menjadi Personel Keamanan Penerbangan atau Polisi Bandara.
Saati ini, Jenis kelamin bukan menjadi penghalang seseorang untuk
bekerja. Apalagi bekerja sebagai salah satu pelayan masyarakat. Loyalitas
menjadi hal yang utama, bukan masalah apa jenis kelaminnya.
Apa itu AVSEC Bandara
AVSEC adalah singkatan dari Aviation Security. Dalam bahasa
Indonesia AVSEC adalah petugas keamanan bandara. Dimana tugasnya adalah
memeriksa barang bawaan penumpang. Dalam memeriksa biasanya menggunakan
alat-alat yang telah disediakan. Selain itu tempat-tempat pemeriksaan juga
telah dibagi menjadi beberapa bagian.
Aturan Tentang Kriteria AVSEC Bandara
Bagaimana persyaratan pemeriksa ataupun cara pemeriksaan diatur sedemikian rupa dalam peraturan Dirjen Perhubungan Udara. Aturan tersebut terdapat dalam Nomor SKEP/2765/XII/2010. Peraturan ini membahas tentang Tata Cara Pemeriksaan Keamanan Penumpang dan Barang Bawaan Pesawat Udara. Dalam aturan tersebut diatur tentang berbagai Tata Cara Pemeriksaan oleh AVSEC.
Wanita Boleh Menjadi AVSEC Bandara
AVSEC tidak ditentukan harus berjenis kelamin lelaki. Melainkan dalam Peraturan Dirjen Perhubungan Udara Nomor SKEP/2765/XII/2010 disebutkan boleh laki-laki atau wanita. Salah satunya terdapat dalam Pasal 20 ayat 2. Disebutkan bahwa petugas keamanan malah harus terdiri dari laki-laki dan perempuan.
Pemeriksa Penumpang Wanita Sebaiknya AVSEC Wanita
Agar penumpang wanita bisa merasakan kenyamanan ketika diperiksa maka sebaiknya diperiksa oleh AVSEC Wanita.
Maka, Apakah Wanita Bisa Menjadi AVSEC Bandara? tentu saja pertanyaan bisa dijawab dengan mudah.
Salah satu alasannya karena penumpang pesawat tentunya ada yang wanita. Jika yang memeriksa AVSEC laki-laki tentunya ada
wanita yang merasa tidak nyaman. Maka dari itulah dibutuhkan AVSEC Wanita di
Bandara.
Keahlian Wanita Tidak Bisa Diremehkan
Sama halnya dengan laki-laki, wanita bahkan memiliki perasaan yang lebih peka. Ketika sedang melakukan pemeriksaan maka harus lebih jeli dan cermat.
Kejadian apa saja bisa terjadi di Bandara, apalagi di bandara berisi banyak orang dari
dalam maupun luar negeri. Menjaga keamanan Bandara tidak bisa diserahkan pada
segelintir orang saja melainkan orang banyak. Termasuk wanita juga dilibatkan.
Jangan salah keahlian wanita juga tidak kalah dengan laki-laki ketika melakukan
pengamanan.
AVSEC Wanita Juga Tegas
Banyak penumpang di Bandara yang tidak memahami tentang peraturan masuk bandara. Salah satu AVSEC wanita yang ada di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang yaitu Ningrum mengatakan "Terkadang berdebat dengan penumpang sudah menjadi makanan sehari-hari".
Namun sebagai AVSEC yang menjaga keamanan Bandara ia harus
bertindak tegas. Ningrum bahkan pernah berkata tegas dengan penumpang yang
tidak mengetahui peraturan tersebut.
Kesetaraan Gender
Sejak zaman Ibu Kita Kartini keseteraan gender mulai didengung-dengungkan dimana-mana. Salah satu dampaknya adalah wanita bisa bekerja dalam bidang yang sama dengan laki-laki.
Sekalipun tenaga wanita
berbeda dengan laki-laki bukan berarti wanita tidak bisa melakukan pekerjaan
laki-laki. Pekerjaan sebagai penjaga keamanan juga bisa dilakukan oleh wanita.
Wanita yang memiliki keahlian beladiri kini sudah banyak. Bahkan adapula yang
menjuarai berbagai olimpiade beladiri yang diadakan.
Menjadi AVSEC bukan perkerjaan yang salah bagi seorang wanita. Seorang Wanita Apakah Bisa Menjadi AVSEC Bandara, tentu saja sangat bisa. Namun menjadi AVSEC juga tidak semudah yang dibayangkan. Harus ada lisensi dari pihak berwenang yang menyatakan seorang AVSEC telah lulus pelatihan.
Sekolah AVSEC unggulan yang mengeluarkan sertifikat kelulusan adalah Sekolah AVSEC Indonesia.

Komentar
Posting Komentar